Cara Mencegah Penyakit Jantung

Penyakit jantung di Indonesia termasuk dalam kategori penyakit yang mematikan yang selalu meningkat angka kematiannya setiap tahun. Jantung adalah organ berupa otot, berbentuk kerucut, berongga dan dengan basisnya diatas dan puncaknya dibawah.Agar jantung berfungsi sebagai pemompa yang efisien, otot-otot jantung, rongga atas dan rongga bawah harus berkontraksi secara bergantian. Lalu denyut-denyut jantung atau kerja pompa dikendalikan secara alami oleh pengatur irama. Bagi anda segera dari sejak dinilah kita perlu melakukan upaya untuk Cara Mencegah Penyakit Jantung dengan memperbaiki gaya hidup yang tidak sehat dan berolahraga secara teratur.
http://www.obatinfeksisaluranpernafasan.com/

 Berikut ini adalah cara untuk mencegah penyakit jantung :

  • Hindari makanan yang mengandung kolesterol (LDL) tinggi
    Kolesterol jahat atau LDL dikenal sebagai penyebab utama terjadinya proses aterosklerosis, yaitu proses pengerasan dinding pembuluh darah, terutama di jantung, otak, ginjal, dan mata. Akibat proses itu, saluran pembuluh darah, khususnya pembuluh darah koroner, menjadi sempit dan menghalangi aliran darah di dalamnya. Akibatnya, jantung akan sulit memompa darah. Keadaan tersebut dapat meningkatkan resiko penyakit jantung.
Baca juga : Obat Infeksi Saluran Pernafasan
  • Mengonsumsi makanan yang berserat tinggi (sayur dan buah)
    Serat diketahui punya peran penting dalam menjaga kesehatan. Serat terdiri dari dua jenis, yakni serat larut dan tak larut. Serat larut tidak dapat dicerna oleh enzim pencernaan, tetapi larut dalam air panas. Serat larut inilah yang membuat perut kenyang lebih lama dan memberikan energi lebih panjang serta bermanfaat menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Umumnya, terdapat pada buah dan sayur dan juga pada oat (bubur gandum). Serat yang larut dalam tubuh dapat mengikat kolesterol dan mengeluarkannya dari tubuh. Peran itulah yang mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah hingga menurunkan resiko penyakit jantung.
  • Hindari stres
    Hasil penelitian ilmuwan Belanda yang dipublikasikan jurnal Clinical Endocrinology and Metabolism menunjukkan bahwa kadar hormon kortisol yang tinggi akibat stres terkait erat dengan kematian akibat penyakit kardiovaskular. Stres dapat menyebabkan arteri yang tertimbun plak menyempit dan ini menurunkan aliran darah hingga 27 persen. Penyempitan yang berarti terlihat bahkan pada arteri yang terkena penyakit ringan. Penelitian lain mengesankan bahwa stres berat dapat menyebabkan pecahnya dinding arteri yang mengandung plak dan memicu serangan jantung.
  • Hindari alkohol
    Alkohol dapat menaikkan tekanan darah, memperlemah otot jantung, mengentalkan darah dan menyebabkan kejang arteri yang dapat menyebabkan serangan jantung.
  • Berhenti merokok
    Merokok meningkatkan tekanan darah dan memasukkan zat-zat kimia beracun ke dalam tubuh, seperti nikotin dan karbon monoksida, ke dalam aliran darah. Zat-zat kimia ini, selanjutnya akan merusak arteri yang penting bagi kehidupan jantung. 
  • Kendalikan tekanan darah
    Tekanan darah yang tinggi menyebabkan pembesaran otot jantung kiri sehingga jantung beresiko mengalami gagal fungsi.
  • Berolahraga secara teratur
    Olahraga yang teratur (sedikitnya tiga kali seminggu) turut menurunkan tingkat kolesterol yang jahat (LDL), menjaga tekanan darah agar tidak meningkat, dan mencegah kelebihan berat badan.
  • Kontrol ke dokter
    Banyak orang yang takut untuk kontrol ke dokter, Padahal dengan melakukan konsultasi dan pemeriksaan Anda dapat mencegah berbagai penyakit pada tahap dini. Jadi janganlah menunda datang ke dokter sampai penyakit serius sudah menyerang Anda.
  • Jaga berat badan ideal anda
    Menurunkan beberapa kilogram berat badan anda dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit jantung. Berat badan berlebih biasanya lekat kaitannya dengan penyakit jantung, diabetes, dan kadar kolesterol yang buruk.
  • Pola makan yang sehat
    Bagaimana pola makan yang sehat? Prinsip dasar pola makan sehat untuk jantung Anda adalah:
    - makanan kaya gandum (oat),
    - sumber protein seperti ikan.
    - Makanan yang dimakan harus rendah garam dan lemak saturasi.
    - Hindari lemak saturasi yang buruk untuk jantung, banyak dijumpai pada junk food dan makanan yang digoreng.
    - Makanan lebih baik direbus, dikukus atau dipanggang daripada digoreng.